Anis Gading

Jenis burung kicauan di alam ini banyak sekali. Serta dari banyakna burung itu, ada beberapa tipe burung yang mempunyai sepotong mitos. Diantaranya ialah burung anis gading. Karakter burung Anis Gading ini yakni tubuhnya yang memiliki ukuran sedang.

Burung Anis Gading ialah tipe burung yang kemungkinan banyak dikenal oleh beberapa pendaki Gunung Lawu. Karena, semua ruang Gunung Lawu telah diketahui jadi habitat buat spesies burung Anis Gading. Berikut yang jadikan burung yang terhitung dalam keluarga Turdidae ini adalah salah satunya tipe burung endemik yang penyebarannya terbatas di sekitaran Gunung Lawu saja.

Ruang gunung yang biasanya jadikan jadi tempat hidup atau habitat oleh burung Anis Gading dari mulai yang dekat sama pemukiman masyarakat. Disamping itu, habitatnya sampai ke sisi pendakian ke arah lerengnya. Maka, saat pergi mendaki akan gampang bertemu dengan salah satunya tipe burung anis ini sepanjang perjalanan pendakian Gunung Lawu.

 Baca Juga :
1. Asal Usul Anis Merah
2. Asal Usul Anis Kembang
3. Asal Usul Anis Cendana
4. Asal Usul Anis Macan
5. Asal Usul Anis Siberia
6. Asal Usul Anis Sisik
7. Asal Usul Anis Hutan
8. Asal Usul Anis Enggano
9. Asal Usul Anis Sulawesi
10. Asal Usul Anis Buru
11. Asal Usul Anis Gading 
12. Asal Usul Anis Tanimbar
13. Asal Usul Anis Buru

Karakter Burung Anis Gading

Karakter burung Anis Gading salah satunya yakni ukuran fisiknya yang dapat disebutkan sedang atau kira-kira seputar 20an cm saja. Selanjutnya, karakter burung Anis gading setelah itu yakni Warna bulunya yang cuma terdiri atas dua warna, salah satunya yakni warna hitam dan warna abu-abu kehitaman.

Untuk warna hitam terlihat tutupi bulu-bulunya di bagian punggung, ke-2 sayap, ruang perut, dan sisi ekornya. Sedang untuk warna abu-abu kehitaman cuma ada di bagian kepala, dada, dan di bagian bulu yang berada di seputar pangkal kakinya.

Karakter burung Anis Gading setelah itu yakni di bagian paruh serta irislah matanya yang ada persamaan warna yaitu kuning cerah. Selanjutnya untuk ciri kicauan yang dikeluarkan oleh burung Anis Gading ini terdengar cukup merdu.

Suara yang dikeluarkan memiliki irama sekalian dibunyikan dengan tempo yang cukup lama. Serta saat keluarkan suara kicauannya akan terdengar siulan yang sedikit melengking dan bersuara cukup tinggi.

Tetapi, untuk suara kicauan yang dikeluarkan oleh burung Anis Gading kurang demikian beragam. Anis gading seringkali lakukan perulangan lagu yang disudahi dengan siulan bergetar yang mempunyai suara yang rendah.

Mitos Burung Anis Gading

Untuk mitos yang ada di burung Anis Gading yakni supaya jangan mengganggunya dengan menyingkirkan atau menangkapnya. Larangan itu kareana ada asumsi bila burung Anis Gading merupkan tipe burung peliharaan Prabu Brawijaya V yang disebut raja paling akhir yang berada di Kerajaan Majapahit.

Oleh karenanya, warga seputar Gunung Lawu demikian menghargai kedatangan burung Anis Gading, serta mereka tidak mengganggu keberadaannya saat ada rimba atau saat burung ini mendadak mendekat. Sedang bila sampai ada yang berani mengganggu burung Anis Gading, karena itu dipercaya dapat tertimpa atau terserang bala atau bencana.

Tetapi, di balik mitos yang ada itu nyatanya punya pengaruh positif pada kelestarian burung Anis Gading. Sebab, tidak ada satu juga orang yang berani membunuhnya. Ditambah lagi sekedar hanya mengusirnya pergi. Tidak cuma hanya itu, burung Anis Gading juga dapat juga lebih gampang akrab dengan manusia yang berkunjung ke atau lakukan pendakian ke Gunung Lawu sekalian coba dekati dan minta makan yang dibawa pendaki.

Karakter burung Anis Gading ini jinak, karena seringkali berhubungan dengan beberapa orang yang berkunjung ke Gunung Lawu. Dengan beberapa orang tidak tangkap atau lakukan perburuan liar, karena itu burung ini bisa masih lestari.

Anis Gading | admin | 4.5