Kondisi Anis Kembang Birahi, Emosi, Ngedrop

Sisi yang penting dalam perawatan burung kicau khususnya anis kembang, yaitu dapat mengetahui keadaannya secara baik. Ini termasuk pengenalan ciri-ciri, penilaian keadaan fisik serta mental, dan perkembangan tingkah laku sesuai tingkat Birahi burung. Berikut panduan membahas bagaimanakah cara mengerti keadaan Birahi burung anis kembang. Salah satunya unsur pendukung tampilan burung anis di dalam rumah atau di lapangan ialah keadaan Birahi. BAnis Kembang yang mempunyai keadaan birah konstan tentu saja dapat tampil maksimal dibanding burung yang kurang berbirahi atau begitu Birahi (over birahi). Unsur lemah biasanya berkaitan dengan perawatan setiap hari, khususnya pemberian pakan penambahan / extra fooding (EF). Karenanya, penting buat Anis Kembang mania untuk mengerti keadaan Birahi burungnya, hingga dapat memberi perawatan yang pas.

Baca Juga : 6 Perbedaan Anis Kembang Jantan Dan Betina

Berikut beberapa kondisi anis kembang yang harus anda ketahui :

Kondisi Burung Anis Kembang Yang Kurang Birahi

Ada banyak pemicu anis kembang kurang Birahi, seperti umur muda, perawatan yang tidak benar (khususnya permasalahan EF), dan lain-lain.

Ciri burung anis kembang yang kurang Birahi, diantaranya:

  • Bulu-bulunya sering mengembang, hingga tubuhnya kelihatan seperti gemuk / membulat.
  • Tubuhnya kelihatan seringkali bergetar.
  • Kotorannya condong berupa pasta, dengan ukuran cukup besar.
  • Burung jadi jarang-jarang mengeluarkan bunyi. Bila didekati akan beralih manja, sekalian menggetarkan ke-2 sayapnya.
  • Bila disandingkan dengan burung betina, anis kembang jantan cuma diam saja, atau ingin ngidang sesaat kemudian kembali membulatkan badannya. Dalam masalah lain, ada pula burung yang condong menyerang betinanya.
  • Saat dilombakan, anis kembang yang kurang birahi condong diam, tidak ingin mengeluarkan bunyi. Jika juga bunyi, cuma kadang-kadang keluarkan suara ngeplongnya. Tapi sejumlah besar waktu cuma dilalui dengan diam diri saja.

Kondisi Burung Anis Kembang Yang Birahi Tinggi

Arti birahi tinggi dipakai untuk memvonis keadaan Anis Kembang yang mengalami birahi tinggi tetapi masih juga dalam batas aman, alias belum sampai Over Birahi. Dalam keadaan ini, anis kembang akan condong berperilaku seperti berikut:

  • Saat ditrek dengan anis kembang jantan yang lain, burung kelihatan resah, contohnya turun-naik tangkringan atau berputar di sangkar. Ada pula burung yang berupaya mengejar-ngejar rivalnya.
  • Saat dicas dengan Anis Kembang betina, burung langsung ngerol. Tapi demikian dipisah, burung itu condong mengejar-ngejar betinanya. Disamping itu, ada pula burung yang berperilaku resah serta mendesis.
  • Saat disandingkan dengan musuh mainnya, Anis Kembang itu langsung start. Tetapi sekian waktu selanjutnya, perilakunya menjadi nakal serta tidak ingin melanjutkan suara kicauannya / ngerol.
  • Dalam masalah lain, seringkali diketemukan Anis Kembang yang disandingkan dengan musuh mainnya langsung start serta dilanjut dengan ngerol di fundamen sangkar.
  • Burung condong ngerol, tetapi suaranya tidak optimal seperti umumnya.
  • Saat berjumpa dengan musuh mainnya, umumnya burung makin banyak diam, banyak tingkah / nakal, serta jarang-jarang bunyi. Tapi sesudah lomba, burung langsung ngerol dengan suara kencang, serta sepanjang diperjalanan pulang.

Kondisi Burung Anis Kembang Yang Over Birahi

Keadaan over birahi (OB) diperuntukkan pada burung yang alami birahi tinggi melewati tingkat batas yang aman, keadaan OB biasanya dikarenakan oleh pengeringan yang lama, pemberian EF yang terlalu berlebih, serta sering lihat atau dengar suara kicau burung lain di dekatnya.

Beberapa ciri anis kembang yang alami Over Birahi diantaranya:

  • Saat ada di dalam rumah, burung yang sebelumnya rajin ngerol dengan suaranya yang keras, tiba-tiba jadi jarang-jarang keluarkan suara itu, serta condong kelihatan ngidang-ngidang saja, sekalian mengigit pakannya / EF. Dalam masalah lain, ada pula burung yang menggigit cepuk pakan atau jeruji sangkarnya.
  • Tingkah laku burung condong beralih galak, ditambah lagi saat merasakan lapar.
  • Waktu dilombakan, AK condong ngerol dengan volume perlahan serta paruh yang tidak terbuka lebar. – Kadang dibarengi anggukan kepala, diikuti dengan tingkah laku nakal sepanjang lomba berjalan.
  • Saat disandingkan dengan AK jantan yang lain, burung condong berperilaku galak, atau terlilhat mengejar-ngejar burung yang lain.
  • Saat disandingkan dengan AK betina, burung langsung ngidang dengan bulu ekor dinaikkan serta bulu sayap di turunkan, sekalian melonjak atau berputar-putar di sangkar.

Baca Juga : Perawatan Mudah Anis Kembang Cepat Gacor Ngerol

Kondisi Burung Anis Kembang Yang Tidak Fit

Tidak hanya unsur kurang Birahi serta begitu Birahi ada pula Anis Kembang yang dalam keadaan tidak siap, walau Birahi cukup sudah. Ini biasanya dikuasai oleh unsur perawatan serta minimnya keperluan gizi setiap hari yang ideal hingga kurang stamina.

Disamping itu, infeksi kutu serta permasalahan bulu seperti macet mabung serta perkembangan buluyang tidak komplet dapat juga membuat burung tidak keadaannya. Ciri anis kembang yang tidak keadaannya diantaranya:

  • Burung kelihatan rajin berkicau dengan suara ngerolnya, tetapi saat dibawa ke lapangan makin banyak ngetem / interval, serta seringkali kelihatan loncat-loncat sebelum bertukar lagu yang lain.
  • Saat dilombakan, ada burung langsung ngerol sekalian buka paruh lebar-lebar, tetapi seringkali dibarengi dengan tingkah laku melompat-lompat. Dalam banyak masalah, burung itu condong bernada ngerol dengan terputus-putus.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share untuk membantu anis kembang mania memecahkan permasalahannya.

Kondisi Anis Kembang Birahi, Emosi, Ngedrop | admin | 4.5